2 pelajaran dari emosi masa lalu

1. Lo perlu melupakannya 

Jadikan diri lo tidak banyak terbawa perasaan atas apa yang telah terjadi pada diri lo, lupakan semua hal yang bisa membuat lo menjadi lemah taklukkan semuanya dengan sangat baik. Pastikan diriku bisa menjadi sosok yang bisa move-on fokus ke masa depan yang menanti lo. Jadikan rasa pahit yang lo alami agar hal itu tidak merusak orang tercinta lo.

Perlu banyak keberanian agar diriku bisa menahan amarah yang menggebu-gebu, kemarahan adalah sikap fatal untuk mendapatkan kekuasaan. Reputasi lo akan runtuh jika lo terus emosional dan membuat orang lain menjadi tidak mau mendekati diri lo. Buang emosi negatif lo dikala sendiri jangan menahannya, dan membuangnya ke orang lain.

2. Membuatku lebih tenang 
Aku akan mendapatkan keuntungan jika aku bisa bertahan meskipun aku sudah di serang habis-habisan. Pastikan diriku bisa mendapatkan yang ku mau dengan otak yang penuh, banyak pemikiran dan persiapan yang matang. Tetapkan tujuanmu selancar mungkin, terus antisipasi semua bencana yang akan datang.

Apa yang bikin gue mau mengaliri amarah kedalam hal produktif? Terus belajar, olahraga. Apa yang bikin gue mau meninggalkan emosi di masa lalu? Menulisnya dan merobek-robeknya, mencari efektivitas jangka panjang. Apa yang bikin gue mau lebih tenang? Nafas panjang, meditasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1.Tips mengembangkan narsistik sehat